Assalamualaikum...
lagi lagi lagi dan lagi, aku disini untuk sharing. Hanya ingin menuangkan apa yang ada dalam hati dan pikiran aku. Ngomongin masalah sharing, ya apalagi yang bisa aku bagi selain apa yang aku rasakan secara pribadi. Teman-teman tak banyak yang tau kondisi keluarga besar aku. Dari sekian banyak mungkin hanya sebagian kecil yang tau persis dari mana sih asal aku sebenarnya. Ya, banyak yang tau dari Makassar, karna kalo aku bilang dari Desa Ajusipponge, Yakin, pasti pertanyaan baru muncul. Itu daerah mana ? Yup, aku lahir dan tumbuh didesa yang jaaauuuuuh dari gemerlap kota. Dari kecil aku tumbuh bersama alam, belajar menghargai setiap jerih payah, belajar menghargai rejeki yang dimiliki, belajar mensyukuri nikmat ataupun ujian. Kami hidup dari bertani, beruntung aku memiliki orang tua yang sadar pentingya pendidikan. Ya, kebanyakan teman-teman SD-SMP ku telah menikah bahkan memiliki anak heheheehee.
Satu hal dalam hidup ini yang sangaaat aku syukuri, aku bisa kuliah disini, di Bandung, di Universitas Telkom Fakultas TASS. Aku sangaaat menghargai setiap detik yang aku lewati disini, tak aku menganggap orang lain lebih beruntung, orang lain lebih bahagia, karna aku selalu merasa paling beruntung bisa sampai disini. Jangankan aku, orangtuaku tak pernah membayangkan mereka bisa menyekolahkanku sampai kesini, jaaauuuh dari kampung halaman. Itulah sebabnya kenapa, kenapa diri ini selalu ingin merasakan hal ini dan itu.
Sekarang lagi sibuk dan sangat tekun mengerjakan bisnis baruku. Banyak yang pro namun ada juga yang kontra, tak ada yang salah teman :D
Aku ingin seperti mereka, aku ingin seperti kalian, aku ingin ini, aku ingin itu. Banyak sekali yang aku inginkan, namun apa yang aku bisa, kalo belum bisa kerja kantoran, kenapa ga jualan ? apa salahnya ? ga ada yang salah. Toh aku ga maksa pelanggan kan ? hihihihi.
Aku mau jualan, yang dulunya sangat minder. Kenapa bisa melawan semua itu. Karna aku ingin membahagiakan mereka, mungkin memang materi tak mereka inginkan dari aku. Tapi aku punya Cita-Cita. Aku ingin membrangkatkan umroh kedua orangtuaku. Aku ingin Ayah istirahat, ga perlu lagi bertani untuk membiayai kuliah adikku.
Ayah sudah 58 tahun, dan diusiaku sekarang, aku malu masih minta uang sama ayah, meski tak pernah beliau enggan untuk memberi, bahkan jika tak minta, beliau merasa tak dianggap. Tapi kembali lagi, aku ingin ayahku istirahat, disetiap senyumnya aku tau beliau begitu lelah, bahkan sangat lelah dalam puluhan tahun menafkahi kami.
Apa salahnya aku sebagai anak pertama berusaha menggantikan peran beliau. Aku ingin sepertimu, setangguh dirimu, yang tak sekalipun kulihat meneteskan air mata walau dalam keadaan sesulit apapun.
Itulah sebabnya, aku ngotot disini, aku ingin mereka istirahat. Aku ingin ibu bangga, atas kasih sayang beliau. Aku ingin kalian bangga padaku. Aku ingin kalian ridho padaku. Karna ridho Allah ada dalam ridho kedua orang tua. Aku ingin kalian menginjak tanah suci Allah.
Mungkin aku terlalu lebay ya hehehhee. tapi itulah yang sebenarnya, aku join dibisnis ini punya tujuan, aku punya keinginan besar, aku pun ingin kalian punya itu. Apapun kesibukan kita, karna tak akan ada manfaat jika kita tak punya tujuan. Yuk mari saling menguatkan, mari saling mendukung, apapun itu, siapapun itu, kita bisa melakukan hal diluar nalar kita kok. Asal berani, ya harus berani !!!
Udah kepanjangan yaaa hehehhe. Yuk mari, balik lagi, kalo mau belajar bisnis disini boleh kok, tapi kalo belum berminat juga tak apa. Aku dan kamu harus yakin dulu akan hasil sebelum memulai ya. Kalo dari awal ga yakin bakalan sukses bersama Oriflame, ya ngapain sampe sekarang masih dijalani ? Yya, aku yakin disini, karna mereka sudah merasakannya, jalan2nya, bonusnya, hadiahnya, keakrabannya, mbak2nya yg baik, produknya yang alami dan halal, yang pasti semua itu bisa aku miliki, semua bisa aku dapatkan, tapi tidak jika tanpa usaha. Ga ada duit yang turun dari langit hahahhahahaaa...
Sekian yaaa, Terima Kasih buat yang berkenan membaca. Yang berminat, inbox me !!! ^_^
With Love
Andi Fitra Dewi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar