cerita ini adalah nyata tanpa rekayasa dan penulis terlibat langsung didalamnya #hahahaGJbanget :D
Berawal dari kepenatan dengan tugas dan assesment yang tak kunjung usai, dan terciptalah ide untuk menghilangkan kegalauan akan tugas kuliah dsb. Dengan modal Nekat dan Berbekal teman yang 4 minggu terakhir ga absen sama sekali naik gunungnya alias rajin baangeeet #AbdiR.Warta akhirnya kita berniat untuk ke Gunung Papandayan di kabupaten Garut. Rencana awal kita berangkat jumat pukul 17.00 namun karna suatu halangan akhirnya ditunda 13 jam.
Oh iya kita fix berangkat tujuh orang (abdi, masrohan, nui, belinda, febri, dan yona) jam 7 pagi kita start dari dayeuhkolot menuju luwipanjang #TulisannyaBenerGaTuh -_- dengan tujuan bandung-garut garut-cikurai trus naik mobil pickup ke post pendaftaran. sampai di post pendaftaran dzuhur dan kita sholat dulu dan berdoa semoga perjalan kali ini ga sia-sia setidaknya ada sedikit perubahan positif dari pribadi masing-masing. Sebelum berangkat ada pesan-pesan dari bapak ketua rombongan nih *AbdiR.Warta
"kalo di perjalan itu ada beberapa hal yang harus diingat
1. jangan Egois
2. jangan Sok Tau dan Sok Kuat
3. jangan Melamun, kalo ga ngobrol ya dzikir, yang penting jangan ngelamun"
OK itu aturan yang harus kita patuhi :D daaaann Berangkaaaattt
| sbelum brangkat sholat dzuhur dulu :D |
Awal perjalanan kita disuguhi pemandangan luar biasa, jalur ini melewati kawah belerang yang lagi aktif dan bau belerangnya dahsyaaaat bangeeeett. Nutup idung sampe ga bisa nafas hahaha, tetep aja baunya ga nahan, dan setiap ngehirup nafas itu ada partikel-partikel kecil yang ikut kehirup. sekitar 45 menit jalur ini dilewati karna jalurnya berbatu dan ada bagian tertentu yang menanjak jadi agak lama.
| kawah papandayan |
"ayo semangaaat 5 menit lagi nyampe kok"
"hah ? 5 menit lagi ?"
"iya, 5 menit lagi kali 20"
huuuuuuu dasar tukang ngibul >_<
Selanjutnya jalur menuruni tebing dan menyebrang sungai, air sungainya dingiiiin banget, eh iya yang bikin kita makin lama diperjalanan itu ya krna setiap ada spot bagus pasti foto-foto duluuu #eeyyaaaa maklumlah ya secara yang naik gunung cewek 5 orang pula #narsis.
| nyebrang sungai |
Puas foto-foto kita lanjut dengan jalur nanjak yang lumayan terjal, tentu dengan sisa-sisa tenaga, jalur ini makin lama dilalui apalagi medannya nanjak gini. Semangat makin menurun seiring berkurangnya tenaga, tapi rasa kagum akan keKuasaan dan keBesaran-Nya makin kuat di hati ini.
dengan sisa tenaga, dikuat-kuatin untuk melanjutkan dan akhirnya sampailah dipintu selada. Pintu Selada ?
"iya, pondok Selada itu tempat buat ngecamp. ",
"ooooohhh",
"kalau ngelewatin celah itu #SambilNunjukKeatas , 5 menit nyampe Selada"
"5 menitnya kali berapa -_- ?"
"kali 3 paling"
huuuuuu lagi-lagi bener kan masih jauh.
huuuuuu lagi-lagi bener kan masih jauh.
| Pintu menuju Pondok Selada |
istirahat sebentar sambil cwoknya nyari lokasi yg tepat untuk tenda . Lokasi fix, cwok mendirikan tenda dan cweknya nyiapin makan untuk makan malam hehhe. Oh ya cuma disini yg naik gunungnya masak Capcai hahahha. Iya kita punya segudang persediaan makan #Lebay hahaha yang krisis itu ya air minum karna habis dijalan hehhe.
makan-makan hehehe, rasanya nikmat banget makan bareng ditempat yang serba terbatas, dan tentu semakin meningkatkan rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan atas Kuasa-Nya.
penasaran dengan cerita selanjutnya ?
tunggu ya Mt. Papandayan #Part 2

Tidak ada komentar:
Posting Komentar