"Lebay"
Yah itu kata pertama yang diucapkan oleh sebagian orang yang menganggap bahwa penurunan moral yang terjadi sekarang itu adalah hal BIASA…
"kenapa
dianggap BIASA"
Karna sesuai dengan
Perkembangan Zaman…
"Hellooooo ini
udah bukan zaman Siti Nurbaya kali fit"
OKE
Sekarang coba kita
tinjau dari sisi lain…
Pertanyaan saya…
- Adakah hal positif yang didapatkan setelah memaksakan diri melaksanakan acara seperti itu ?
- Adakah perubahan positif dalam diri kita pribadi setelah banting tulang demi kesuksesan acara itu ?
- Adakah kebanggaan yang bisa kita kenang ?
- Adakah cerminan positif yang bisa kita tunjukkan kepada orang lain ?
- Adakah yang bisa menjamin kita akan dipandang baik oleh orang lain ?
Banyak sekali
sebenarnya yang jadi pertanyaan saya. Selain tujuan HIBURAN, apa ada yang lain
? Sudah habiskah akal kita menciptakan moment keakraban yang lebih MENDIDIK ?
Kenapa harus
MENDIDIK ?
Karna sadarkah kita
akan keberadaan kita ?
Sadarkah kita akan
gelar MAHAsiswa yang kita junjung tinggi ?
Sadarkah kita
harapan BESAR ada ditangan kita ?
Sadarkah kita akan
kedudukan kita sebagai PEMUDA ?
Sadarkah kita PERAN
PEMUDA sebenarnya apa ?
Mungkin memang
sebagian orang saat membaca tulisan ini merasa LEBAY. Tapi coba kita buka mata
dan pikiran kita, tujuan utama untuk mengadakan even apa sebenarnya, setelah
itu apa ada perubahan positif dalam diri kita pribadi, kalo jawaban temen-temen
tidak, jadi untuk apa diadakan. Hanya untuk PAMER ? Atau EKSISTENSI ? Atau
SAKIT HATI ? Atau butuh PENGAKUAN ?
Lantas terciptakah
eksistensi itu teman-teman ?
Budaya yang ingin
kita ubah, maka ubahlah yang Negatif
Kebiasaan yang ingin
kita tambah, maka tambahlah yang Positif
Tidak harus kaku,
semua bisa jadi Fleksibel
Bukan salah
acaranya, tapi rangkaian acara didalamnya
Tulisan ini bukan
menghujat, tapi saya pribadi sebelumnya memohon maaf yang sebesar-besarnya,
jika ada perkataan dalam tulisan ini yang menyinggung perasaan teman-teman.
Tapi saya ingin berbagi, saya ingin berdiskusi, lelah memang terjun dalam
organisasi, bukan hanya capek fisik, tapi pikiran juga. Tapi mari kita
refleksikan pikiran dengan cara yang lebih positif…
Untuk itu saya mohon
pendapat dan tanggapan teman-teman. Mungkin ada beberapa yang peka, ada yang
bingung, ada yang tidak tau apa-apa. Untuk itu saya mencoba mengajak
teman-teman, mari kita tinjau kembali, mari kita pandang dari sisi lain, mari
kita berpendapat dengan menempatkan diri sebagai sosok NETRAL. Jangan EGOIS.
Saya mohon mari maksimalkan peran kita. Ini kesempatan terakhir kita selama
menjabat sebagai MAHASISWA. Saatnya menciptakan sejarah. Jika kita tetap dengan
pola pikir Barat, itukah yang akan dikenang ?
Sekali lagi saya
pribadi memohon maaf sebesar-besarnya kepada teman-teman sekalian. Entah sampai
sejauh mana tulisan ini, saya tidak tau -_-
TERIMA KASIH
Tidak ada komentar:
Posting Komentar